Selasa, 11 Oktober 2011

Malaikat dan tiga lelaki cacat

Ada tiga lelaki bertemu. Semuanya cacat. Lelaki pertama, terkena penyakit belang, kulitnya bercak- bercak putih. Lelaki kedua botak; kepalanya tidak ditumbuhi rambut sehelaipun. sedangkan lelaki ketiga, buta; kedua matanya buta tidak melihat apa-apa.

Lelaki yang terkena belang, berdoa kepada Allah, "ya Allah, Ya Tuhanku, sembuhkanlah aku dari penyakit belang yang menutupi kulitku dan membuat buruk serta bentukku ini."

Lelaki botak tidak mau kalah. Dia menengahkan kedua kedua tangannya ke langit dan berdoa, " ya Allah, Ya tuhanku, sembuhkanlah aku dari penyakit botak ini, Tumbuhkanlah rambutku diatas kepalaku sebagaimana manusia pada umumnya.

Tak ketinggalan, lelaki buta juga berdoa, " Ya Allah, Ya Tuhanku, sembuhkanlah diriku dari kebutaan dan jadikanlah mataku bisa melihat sebagaimana manusia lainnya."

Pada waktu doa itu dipanjatkan, ada malaikat turun dari langt. Malaikat itu menjelma dalam bentuk seorang lelaki yang berwajah tampan bercahaya. Dia diutus Allah SWT ,  menguji  tiga lelaki tadi.

lalu, sang malaikat mendekati ketiga lelaki, Dia menanyai mereka satu persatu, ihwal apa yang mereka minta, serta apa yang paling mereka sukai.

lelaki berkulit belang menjawab, " aku minta tubuhku berbentuk indah dan berkulit bersih mulus. harta yang paling aku sukai unta.

lelaki Botak berkata, " kalau aku, minta rambut lebat dan hitam, yang membuat indah kepalaku, Sedangkan harta yang paling aku inginkan adalah sapi.

Lelaki buta menyahut, " adapun aku, aku berharap Allah berkenan menyembuhkan mataku dan mengembalikan penglihatanku. harta yang paling kusuka adalah kambing."

Setelah mendengar itu semua, malaikat mengusap kulit si belang dan tangannya. seketika itu juga kulitnya berubah menjadi indah seperti yang dimintanya. lelaki itu pun mendapatkan unta yang sedang hamil tua.

Lalu, Lelaki itu mengusap kepala lelaki botak. Tiba-tiba, Rambut yang hitam lebat telah menghiasi kepala yang tadinya botak. Lantas, malaikat memberikan sapi yang sedang hamil tua.

Terakhir, sang malaikat mengusap mata lelaki buta. Mata itu sembuh dan melihat seketika. lalu, malaikat juga memberinya kambing yang sedang hamil tua.

Waktu terus bergulir. Hari-hari telah berlalu, dan tahun telah berganti tahun. Ketiga lelaki hidup dengan kemakmuran dan kecukupan. Mereka semua menjadi seorang kaya raya yang terpandang dan dihormati orang. Lelaki pertama memeliki ratusan unta. Lelaki kedua, sapinya telah beranak- pinak tak terhitung jumlahnya. sementara itu, lelaki ketiga memiliki kandang kambing banyak jumlahnya.

Allah ingin menguji ketiga lelaki itu. Dia mengirim kembali  Malaikat yang dulu pernah dikirim untuk menyembuhkan mereka. Kali ini, malaikat menjelma sebagai lelaki  yang miskin,  pakaiannya kumuh dan compang camping.

Mula-mula, Malaikat itu pergi, menemui lelaki pertama dan berkata, " Aku minta padamu, dengan nama Allah yang memberimu tubuh indah dan harta melimpah, aku minta engkau berkenan memberiku bekal untuk melanjutkan perjalanan."

Lelaki pertama itu menjawab, " ini hartaku. Aku warisi  dari kakekku. Aku banyak urusan. Pergilah, tak ada bagian untuk pengemis kumuh dan pemalas sepertimu!"

Malaikat itupun pergi meninggalkan lelaki pertama dan berangkat menuju lelaki kedua dan berkata, " Aku minta padamu, dengan nama Allah yang memberimu rambut indah  dan harta melimpah, sudilah kiranya kau membantu saudaramu yang miskin ini dengan sedkit kenikmatan yang ada padamu?"

Lelaki kedua itu menjawab, " Aku warisi  dari nenek moyangku. Pergilah dari sini wahai pengemis gembel!"

Malaikat itupun pergi meninggalkannya dan berangkat menuju lelaki ketiga.

Setelah bertemu dia berkata, "Aku minta padamu, dengan nama Allah. Sang Khalik yang mengembalikan penglihatanmu. berilah aku seekor kambing saja dari yang kau punya, agar aku bisa minum susunya dalam perjalanan.

Lelaki ketiga menjawab, " Ya, Aku dulu buta, lalu Allah mengembalikan penglihatanku. Sebagai rasa syukurku, ambilah beberapa kambing yang kau suka dan sisakan sebagaian. demi Allah aku tidak akan menghalangimu untuk ikut menikmati rezeki yang telah dikurniakan Allah kepadaku."

Malaikat itu berkata, " Hartamu akan tetap menjadi milikmu. dan Allah SWT menguji kalian bertiga. Allah  memberikan ridha-Nya padamu, karena kamu mau mensyukuri nikmat dan mau menyedekankan sebagaian rezeki yang diberikan Allah kepadamu. Namun, Allah murka pada dua temanmu yang mengingkari nikmat_nya dan tidak mau bersedekah. Kini, mereka berdua kembali seperti sedia kala, yang satu kulitnya kembali belang dan hartanya lenyap, dan yang satu lagi kembali botak dan miskin, tidak memiliki apa-apa.

.....Sesunggunya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) Kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesunggunya Azabku sangat pedih. " (QS ibrahim [14]:7)





Tidak ada komentar:

Posting Komentar